Sekretaris DPC PPP Kabupaten Ngawi, Syamsul Wathoni saat menerima SK kepengurusan
Sekretaris DPC PPP Kabupaten Ngawi, Syamsul Wathoni saat menerima SK kepengurusan

Ketua DPW PPP (Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan) Jawa Timur Hj Mundjidah Wahab menyerahkan SK kepengurusan DPC PPP Ngawi. Dalam surat tersebut Ketua DPC PPP Ngawi dijabat oleh H Mahfud Rohani, Sekretris Syamsul Wathoni, serta Ketua Bidang OKK Awan Sutiknar.

SK DPP PPP nomor 0251/SK/DPP/C/II/2022 tentang Susunan Kepengurusan DPC PPP Kabupaten Ngawi itu tertanggal 25 Februari 2022. Dua nama terakhir (Syamsul Wathoni dan Awan SutiknarI menjadi energi baru bagi partai berlambang kabah di Kabupaten Ngawi.

Betapa tidak, Syamsul Wathoni merupakan mantan Ketua KPU Ngawi, sedang Awan Sutiknar adalah mantan petinggi Partai Gerindra setempat. Tentu saja hal itu mendapatkan apresiasi tersendiri bagi Ketua DPC PPP Ngawi H Mahfud Rohani atau Gus Mahfud.

“Karena itu pula kami opyimistis pada pemilu 2024 berhasil meraih suara yang signifikan. Hal ini karena banyak tokoh yang bergabung di PPP Ngawi. Di antaranya mantan Ketua KPU dan mantan petinggi Gerindra. Alasan mereka bergabung karena ingin memperjuangkan kepentingan warga nahdliyin, dan memperkuat partai islam,” terangnya.

Dengan formasi kepengurusan itu, Gus Mahfud berharap PPP di Kabupaten Ngawi semakin besar. Juga banyak tokoh-tokoh islam yang bergabung memperkuat barisan memperjuangkan kepentingan warga nahdliyin. “Beliau-beliau mendapatkan amanah dari para kiai dan mendapat perintah oleh zuriyah pendiri NU. Untuk berjuang bersama PPP,” pungkasnya.

Sekretaris DPC PPP Kabupaten Ngawi, Syamsul Wathoni membenarkan bahwa dirinya dan Awan Sutiknar bergabung dengan PPP. Kami menyambut baik kehadiran mas Awan Sutiknar di PPP. Karena sebenarnya beliau adalah kader NU. Bapaknya pak Haji Mardini adalah tokoh NU di Ngawi barat,” katanya, Sabtu (19/03).

Wathony mengungkapkan, dengan kehadiran Awan Sutiknar telah membawa angin segar di kalangan nahdliyin dan masyarakat umum. Sejatinya PPP Ngawi telah memberi ruang seluas-luasnya bagi siapapun yang ingin bergabung. “Bahkan, kami beri karpet merah para Gus dan aktifis NU menjadi bagian dari kami untuk maju sebagai calon legislatif dari PPP,” imbuh Wathony. [Sumber berita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here