Sekretaris Fraksi PPP DPR Achmad Baidowi. MI/Susanto
Sekretaris Fraksi PPP DPR Achmad Baidowi. MI/Susanto

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) belum mengambil sikap terkait usulan penundaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Usulan tersebut bakal dikaji terlebih dahulu.

“Kami masih mengkaji usulan itu,” kata Ketua DPP PPP Achmad Baidowi saat dihubungi, Rabu, 23 Februari 2022.

Sekretaris Fraksi PPP di DPR itu melihat usulan penundaan pemilu yang disampaikan Ketua Umum (Ketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar masuk akal. Indonesia tengah fokus pada perbaikan ekonomi.

Apalagi biaya penyelenggaraan pemilu yang diusulkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) cukup besar. Anggaran yang diajukan mencapai Rp84 triliun.

“Itu besar banget untuk ongkos demokrasi. Namun jika anggarannya masih bisa dirasionalkan maka pemilu bisa sesuai jadwal,” ungkap Baidowi.

Baca: NasDem Tolak Usulan Penundaan Pemilu 2024

Menurut dia, semangat reformasi mesti dijaga dengan konsisten mengadakan pemilu. Meski, Baidowi tak keberatan jadwal pemilu diubah.

“Dalam sejarah kita, pemilu dimajukan dan diundur juga pernah terjadi,” ujar dia.

Ketum PKB Muhaimin Iskandar mengusulkan pesta demokrasi 2024 ditunda selama setahun atau dua tahun. Usulan itu berlandaskan pertimbangan perbaikan ekonomi Indonesia yang dilanda pandemi covid-19. Momentum perbaikan tersebut ada pada 2022-2023. [Sumber berita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here