Baliho bergambar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dan Ketua DPC PPP Kota Bekasi, Sholihin, terpampang di sisi Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bekasi, Senin (4/4/2022). (Kompas.com/Joy Andre)
Baliho bergambar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dan Ketua DPC PPP Kota Bekasi, Sholihin, terpampang di sisi Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bekasi, Senin (4/4/2022). (Kompas.com/Joy Andre)

Sebuah baliho elite Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Bekasi disertai gambar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, terpampang di sisi Jalan Ir H. Juanda, dekat Stasiun Bekasi.

Baliho ukuran besar dengan tulisan “Anies Baswedan For Presiden 2024” itu bertema ucapan selamat menunaikan ibadah puasa. Memuat gambar Ketua DPC PPP Kota Bekasi, Solihin, atau Gus Shol dan Anies Baswedan. Khusus di foto Anies, juga terdapat tulisan “Mari Raih Kemenangan.”

Gus Shol membenarkan bahwa dirinya yang memasang baliho tersebut.

“Benar, saya yang membuatnya,” katanya saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon, Senin (4/4/2022).

Gus Shol mengaku sudah mendapat izin dari Dewan Pimpinan Pusat PPP untuk memasang baliho tersebut. Dia menyatakan, pemasangan baliho terkait dukungan terhadap Anies Baswedan untuk maju di Pilpres 2024 merupakan aspirasi pribadi.

“Ya, DPP pasti tahu itu. Ini kan dibolehkan oleh DPP. Namanya aspirasi dari kader, dari bawah, pasti kan akan disampaikan ke DPP. Kan DPP belum memutuskan, nanti itu 2024,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi, menegaskan bahwa partainya belum bersikap resmi terkait capres 2024. Meski demikian, dia menyebut PPP tidak pernah menghalangi aspirasi kader, termasuk yang dilakukan oleh Gus Shol.

“Sejauh ini PPP, DPP tidak memberikan arahan kepada siapapun. Semuanya mengalir sesuai dengan aspirasi dari bawah,” ujar Awiek, sapaan akrabnya.

Menurut Awiek, Gus Shol sudah beberapa kali memasang baliho yang menyertakan gambar Anies Baswedan. Dia memastikan bahwa tidak ada yang salah dengan pemasangan baliho oleh Ketua DPC PPP Kota Bekasi itu.

“Memang Ketua DPC PPP Bekasi ini sudah beberapa kali memasang baliho dengan Pak Anies Baswedan. Dan termasuk juga di beberapa tempat seperti di Jogja maupun Sumbar yang melakukan komunikasi politik dengan Pak Anies Baswedan. Itu hal biasa saja sebagai penyerapan aspirasi publik dari bawah ya,” jelasnya.

Awiek menyebut bahwa PPP belum memutuskan untuk mendukung Anies Baswedan hingga hari ini. PPP terbuka dengan segala aspirasi kader di akar rumput.

“Soal kemudian apakah nanti PPP akan mengusung Pak Anies Baswedan itu nanti, tidak hari ini. Tentu di beberapa tempat memang ada aspirasi lainnya. Kita tidak pernah menghalangi kader untuk melakukan komunikasi publik untuk menjajaki tokoh-tokoh potensial yang bisa didorong maju sebagai calon presiden di 2024 nanti,” jelasnya. [Sumber berita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here