Ketua DPC PPP Jember Madini Farouq
Ketua DPC PPP Jember Madini Farouq

Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Jember, Jawa Timur, menargetkan pertambahan kursi signifikan di DPRD setempat, menyusul makin terbukanya sikap politik Pengurus Besar Nadhlatul Ulama.

PPP sudah berkomunikasi dengan kalangan pondok pesantren. Sejumlah gus dan lora masuk dalam kepengurusan DPC PPP Jember. “Mereka ini adalah gus muda yang energik, calon pengganti para pengasuh. Alhamdulillah mereka bersedia menjadi pengurus DPC PPP Jember, baik di jajaran majelis syariah, majelis pakar, majelis pertimbangan, dan lain-lain,” kata Ketua DPC PPP Jember Madini Farouq.

Madini juga menjalin komunikasi dengan para alumnus pondok pesantren. “Karena afiliasi para kiai induk pengasuh pesantren tempat mereka mencari ilmu di sana ke arah PPP,” katanya.

Kebijakan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama di bawah kepemimpinan KH Yahya Cholil Staquf yang membuka ruang komunikasi dengan semua partai, disambut baik oleh Madini. “Sudah seharusnya dan sewajarnya PBNU keluar dari bayang-bayang partai politik tertentu, karena PBNU menjadi payung besar yang mengayomi kader-kader NU yang bertebaran di mana-mana. Kader-kader NU tidak hanya di satu partai, tapi juga ada di beberapa partai politik,” kata Madini.

Dengan menaungi semua kader di semua partai politik, menurut Madini, NU kembali pada semboyan yang dulu pernah disampaikan pada awal pemberlakuan Khittah PBNU. “Bahwa NU tidak ke mana-mana, tapi kader ada di mana-mana. Dengan begitu semua kader NU yang berada di sejumlah partai politik, merasa ikut memiliki dan ikut memikirkan bagaimana cara memberi manfaat kepada NU, khususnya warga,” kata Madini.

Madini berharap kedekatan dengan pesantren dan perubahan sikap politik PBNU akan memberikan dampak elektoral cukup besar bagi PPP di Jember. “Target kami tetap, maksimal 10 kursi DPRD Jember, dan minimal tujuh kursi,” katanya.

Setelah resmi menjadi Ketua DPC PPP Jember, Madini melakukan konsolidasi dan penataan kepengurusan melalui musyawarah anak cabang dan musyawarah ranting. “Ini dalam rangka menyiapkan infrastruktur organisasi sampai ke bawah,” katanya.

“Kami juga akan mulai membuka pendaftaran calon legislator, rekrutmen caleg. Selain mempertahankan caleg yang sekarang sudah duduk di DPRD Jember, kami juga mencari caleg potensial yang bisa menambah perolehan kursi bagi PPP,” kata Madini.

Madini menargetkan, PPP bisa mendapat tambahan satu kursi di semua daerah pemilihan yang sudah mengantongi satu kursi dalam Pemilu 2019. “Di Daerah Pemilihan Jember 5 yang sebelumnya masih kosong, kami targetkan minimal satu kursi,” katanya.

Terpilihnya kembali Madini menjadi Ketua DPC PPP Jember sempat diwarnai aksi protes dan penolakan dari sejumlah pengurus anak cabang. “Itu dinamika biasa. Pro dan kontra, mendukung dan tidak, itu sesuatu yang lumrah. Setelah semua selesai dan SK (kepengurusan) turun dari Dewan Pimpinan Pusat ke DPC, maka kami akan kembali menjadi satu untuk bersama-sama membesarkan PPP,” katanya.

Musyawarah anak cabang akan dimanfaatkan Madini untuk melakukan penataan dan evaluasi. “Kami mengedepankan prinsip bagaimana bersama membesarkan partai. Kami menghindari prinsip like or dislike. Kalau memang dia masih punya kemampuan membesarkan partai, walau mungkin kemarin saat musyawarah cabang tidak mendukung saya, ya akan tetap kami rangkul. Kami akan menggunakan prinsip kebersamaan. Tapi tentu akan kami lihat dan evaluasi apakah masih bisa membesarkan partai,” kata Madini. [Sumber berita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here