Wakil Ketua Umum PPP yang juga anggota Komisi III DPR Arsul Sani. Ilustrasi/Foto: Ricardo/JPNN.com
Wakil Ketua Umum PPP yang juga anggota Komisi III DPR Arsul Sani. Ilustrasi/Foto: Ricardo/JPNN.com

Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menilai penambahan masa jabatan Presiden Joko Widodo menjadi tiga periode bukan jalan keluar yang tepat.

Menurut dia, para kepala desa seharusnya memastikan agar presiden selanjutnya dapat meneruskan prestasi Jokowi di sektor desa, bukan mengajukan gagasan presiden tiga periode.

“Teman-teman kepala desa seharusnya memastikan siapa pun yang jadi presiden meneruskan hal-hal baik yang sudah dilakukan Pak Jokowi, bukannya malah meningkatkan, kan begitu jalan keluarnya,” kata Arsul di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (30/3).

Wakil Ketua MPR RI itu juga menyebutkan ke depan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) dapat membuat kontrak politik dengan calon presiden mendatang.

“Ada jalan keluar lain, karena aspirasi mereka itu berangkat dari keinginan dan kesadaran bahwa apa-apa yang telah diberikan oleh pemerintahan Pak Jokowi untuk desa ini harus dilanjutkan,” ujar Arsul.

Anggota Komisi III DPR RI itu mengingatkan aspirasi itu hendaknya tidak merugikan pembangunan demokrasi di Indonesia dalam jangka panjang.

“Dikhawatirkan itu akan menjadi yurisprudensi, jadi preseden kalau ada kepentingan-kepentingan jangka pendek,” pungkas Arsul Sani. [Sumber berita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here