Ketua DPC PDIP Tangerang Selatan Wanto Sugito melakukan konsolidasi partai di Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Jumat (5/3). Foto: DPC PDIP Tangsel
Ketua DPC PDIP Tangerang Selatan Wanto Sugito melakukan konsolidasi partai di Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Jumat (5/3). Foto: DPC PDIP Tangsel

Ketua DPC PDI Perjuangan Tangerang Selatan Wanto Sugito meminta jajarannya untuk merebut kemenangan Pemilu 2024.

Hal itu disampaikannya saat menggelar konsolidasi partai yang dilakukan oleh DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang Selatan di tujuh kecamatan, 54 kelurahan, dan 715 RW se-Tangerang Selatan.

Pria yang akrab disapa Bung Klutuk itu mengingatkan Pemilu 2024 sudah tak lama lagi, yakni kurang lebih 24 bulan.

Karena itu, Klutuk mengingatkan pentingnya konsolidasi semua struktur partai, baik DPC, fraksi, PAC, ranting, hingga anak ranting, untuk menargetkan kemenangan Pemilu 2024.

“Sesuai target yang telah ditetapkan pada Rakercab lalu, kami akan kerja keras agar ada peningkatan hingga minimal tembus 13 kursi di DPRD Tangsel pada 2024 agar PDI Perjuangan bisa berbuat banyak untuk membantu menggolkan aspirasi masyarakat Tangsel,” ujar Klutuk dalam siaran pers, Sabtu (5/3)

Mantan aktivis ’98 lulusan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengatakan dirinya akan rutin menggalang kekuatan di setiap kecamatan di Tangsel.

Secara berkala, Klutuk menginginkan kesiapan struktur partai sudah matang dalam menghadapi Pemilu 2024 nanti.

Ketua Umum Repdem itu juga meminta jajarannya tak terlena dengan hasil survei sejumlah lembaga yang mengunggulkan PDIP di Tangsel.

“Hasil survei bukan untuk membuat kami terlena, tetapi menjadi pecutan. Soliditas seluruh kader adalah napas dan pintu masuk untuk kemenangan, turun ke masyarakat selama ini adalah tugas penting sebagai kader partai untuk terus menyerap aspirasi,” jelasnya.

Kepada seluruh anak ranting, Wanto menyatakan selamat bergabung di rumah besar kaum nasionalis yakni PDI Perjuangan.

“Bergabung menjadi kader partai sudah tentu dan wajib diawali dengan dedication of life,” tambahnya.

Wanto juga menyampikan sebagai kaum nasionalis-Soekarnois agar sama-sama menjadikan PDIP sebagai alat perjuangan rakyat bukan sebaliknya.

“Menjadi kader partai, bukan hanya terukur oleh seragam, tetapi juga hati dan tindakan seirama dengan ideologi partai, yakni Pancasila dengan jiwa dan spirit lahirnya 1 Juni 1945,” kata Bung Klutuk. [Sumber berita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here