Ketua DPP PDIP, Said Abdullah saat menyampaikan materinya di Senayan Jakarta (foto: Dokumen/ANTARA)
Ketua DPP PDIP, Said Abdullah saat menyampaikan materinya di Senayan Jakarta (foto: Dokumen/ANTARA)

Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah meminta masyarakat menghormati sikap Presiden RI Jokowi (Joko Widodo) yang melarang para menteri menyuarakan penundaan pemilu dan perpanjangan jabatan presiden tiga periode.

Menurut Said Abdullah, presiden Jokowi merupakan sosok yang tegas dan tidak plin-plan. Beliau kata said, sangat hati-hati dalam memberikan sikap terutama di ruang publik. Oleh karena itu, apa yang baru disampaikan Jokowi sudah termasuk keputusan final dari beliau.

Politisi asal pulau Madura tersebut, mengajak oknum tertentu tidak menjerumuskan presiden Jokowi ke jalan yang salah. Bagaimanapun juga menunda pemilu adalah bagian daripada menghianati konstitusi. Dia mengajak semua fokus terhadap pelaksanaan pemilu 2024 yang sudah disepakati jadwalnya

“Mari kita hentikan wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden 3 periode. Mari fokus menatap ke depan untuk mempersiapkan pemilu 2024 dengan baik. Kita harapkan pemilu 2024 menjadi tonggak penting bagi demokrasi kita ke depan yang kian matang, dan sukses kepemimpinan nasional dengan penuh martabat,” ujar Said di Jakarta, Kamis (7/4/2022).

Said pun meminta para menteri agar fokus pada tupoksinya masing-masing untuk bekerja terutama mengatasi persoalan masyarakat saat ini, yakni kelangkaan dan mahalnya harga bahan-bahan pokok di masa Ramadhan ini.

Selain itu, kata dia, pemerintah dan lembaga terkait juga perlu mempersiapkan secara matang pelaksanaan Pemilu Serentak 2024. Dia yakin secara konstitusi pemilu dilaksanakan tepat waktu sudah benar, tidak ada alasan untuk menunda pemilu hanya karena pandemi covid-19.

Oleh karena itu, dia meminta kepada penyelenggara pemilu agar fokus terhadap pelaksanaan sesuai tanggal yang ditentukan sebelumnya. Pemilu 2024 itu merupakan momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia untuk memilih pemimpinnya, yang selama ini mereka tunggu setiap 5 tahun satu kali.

Menurutnya, penetapan pelaksanaan pemilu yang telah disepakati oleh pemerintah, Komisi II DPR, KPU dan Bawaslu pada tanggal 14 Februari 2021, dan penetapan pilkada serentak pada 27 November 2024 segera ditindaklanjuti dengan berbagai langkah langkah lanjutan.

“Seperti penetapan tahapan pemilu dan pilkada serentak 2024 oleh KPU, Bawaslu, dan dikonsultasikan kepada pemerintah dan DPR,” pungkas Said Abdullah selaku Ketua DPP PDI Perjuangan. [Sumber berita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here