Ketua Dewan Pembina Laskar Ganjar Puan (LGP), H. Mochtar Mohamad.(Juan)
Ketua Dewan Pembina Laskar Ganjar Puan (LGP), H. Mochtar Mohamad.(Juan)

Lembaga survei Charta Politika merilis, sebanyak 68,5 persen publik menghendaki reshuffle Kabinet Indonesia Maju jilid 3. Data tersebut dirilis pada Selasa (26/04/2022).

“Dari data survei ini, Pak Jokowi segera mengevaluasi kinerja Kabinetnya, terutama anggota kabinet yang menyalahgunakan kewenangannya untuk promosi dirinya seperti Mentri BUMN, Erik Tohir dan lainnya,” ujar Ketua Dewan Pembina Laskar Ganjar Puan (LGP), H. Mochtar Mohamad, melalui keterangan tertulis, Kamis (28/04/2022).

Dari data tersebut, ia menilai, kebutuhan reshuffle sangat mendesak terutama pada Kementerian yang ada diatas.

Ia menjeaskan, persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini yang terpotret di survei charta Politika yakni, Pertama masalah kenaikan harga bahan pokok 47,6 persen, yang kedua masalah Kemiskinan 22,1 persen.

“Ini prioritas masalah yang harus diatasi oleh Kabinet Jokowi,” jelasnya.

Sementara, Ketua Dewan Pakar LGP Febri Sihombing menuturkan, membaca data terakhir hasil survei Charta Politika, preperensi Pemilih PDI Perjuangan 66,8 persen pilih Ganjar, Golkar 26,8 persen pilih Ganjar, PKB 25,8 persen pilih Ganjar.

“Ini terlihat, nampak kuat kader PDI Perjuangan yakni Mas Ganjar di beberapa pemilih partai politik lainnya,” katanya.

Ia melanjutkan, lawan tanding Koalisi Pemerintah yang di Komandoi PDI Perjuangan belum terbentuk Koalisi dan Kandidatnya.

“Di sisi lain, untuk pilpres mendatang PDI Perjuangan menyiapkan kader Ideologi Bung Karno dan Kader Biologi Bung Karno,” pungkasnya. [Sumber berita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here