Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Lampung Aprilliati kembali turun menyerap aspirasi warga di daerah pemilihan (dapil)-nya Kota Bandarlampung.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Lampung Aprilliati kembali turun menyerap aspirasi warga di daerah pemilihan (dapil)-nya Kota Bandarlampung.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Lampung Aprilliati kembali turun menyerap aspirasi warga di daerah pemilihan (dapil)-nya Kota Bandarlampung.

Kali ini, reses bertempat di Jalan WA Rahman Ni, Kelurahan Batuputuk, Kecamatan Telukbetung Utara, Kota Bandarlampung, Kamis (24/2).

Mayoritas peserta reses adalah ‘emak-emak’. Selain itu, turut dihadiri enam ketua RT, Kepala Lingkungan, Lurah Batuputuk Syamsul, Babinsa, Babinkamtibmas, serta pimpinan pondok pesantren di wilayah setempat.

Dalam kegiatas reses itu, warga terlihat antusias menyampaikan aspirasinya. Mulai dari persoalan kelangkaan minyak goreng, ujian sekolah yang digelar dalam jaringan (daring), hingga persoalan penyumbatan drainase di perkampungan warga.

Menanggapi aspirasi warga, wanita yang akrab disapa Bu April itu menyatakan siap memperjuangkan keluhan warga yang telah disampaikan dalam forum tersebut. “Aspirasi hari ini akan saya masukkan dalam e-Pokir (Pokok-pokok pikiran). Sehingga, bisa masuk dalam Musrenbang, jadi bisa direalisasikan,” ucapnya.

Untuk persoalan pembangunan infrastruktur, April meminta agar pamong setempat mengajukan permohonan (proposal) secara tertulis sebagai bahannya dalam merealisasikan aspirasi warga. Sedangkan terkait ujian sekolah yang digelar daring, kata dia, itu adalah kebijakan pusat, dalam rangka pencegahan pandemi Covid-19. Ini mengingat kesadaran anak sekolah untuk menerapkan protokoler kesehatan masih minim.

“Kita semua harus bersabar. Kalau pandemi ini sudah selesai, semuanya akan kembali normal,” tuturnya.

Saat ini pemerintah daerah bersama pemerintah pusat sedang berupaya menanggulangi persoalan kelangkaan minyak goreng. Kelangkaan minyak goreng, kata dia, sudah menjadi polemik nasional. “Kita berdoa bersama, jika ada pengusaha yang menimbun minyak goreng semoga bisa segera terkuak, sehingga masalah kelangkaan minyak ini segera teratasi,” ujar Anggota Komisi V DPRD Lampung dengan begron advokat itu. [Sumber berita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here