A Muhaimin Iskandar. Foto: antara
A Muhaimin Iskandar. Foto: antara

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Umar Hasibuan menyindir ada pihak yang mau membajak partainya dengan berbagai cara. Menurut dia, orang yang mau membajak itu ngebet maju sebagai calon presiden di Pemilu 2024

“Ada yang ngebet nyapres tapi gak punya perahu. Akhirnya pengin membajak partai dengan berbagai cara. Itulah ciri-cirinya,” kata Umar Hasibuan kepada CNNIndonesia.com, Senin (16/5).

Sayang, Umar Hasibuan tak mau menyebut siapa nama yang hendak membajak partainya itu. Ia mencuit di akun Twitter pribadinya, bahwa PKB tengah diserang dan ada upaya untuk menghabisi Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dari posisinya sebagai ketua umum.

Namun Umar menegaskan akan tetap konsisten mendukung Cak Imin sebagai Ketum PKB.

“Dan kami pasti melawan mereka yang berusaha singkirkan Cak Imin dari ketum PKB,” kata Umar dalam akun Twitternya @UmarHasibuan70_.

“Kalau mau jadi presiden bikin partai jgn mau bajak PKB. Cukup Moeldoko sj yg mau bajak partai Demokrat,” tulisnya.

Pernyataan Umar Hasibuan itu menyebar di grup-grup WhatsApp (WA) para kiai dan kader NU. Banyak respon pro-kontra.

“Supaya adil mohon dijabarkan prestasi Cak Imin…Sbb di dunia sana masih banyak yang memandang sebelah mata….,” komentar seorang kiai dalam grup WA yang anggotanya teridiri dari para kiai, profesor NU, rektor perguruan tinggi NU dan pengurus NU.

“Leres kyai,” respon seorang kiai muda dari Pasuruan.

“Prestasi yang sangat menonjol “Menggusur” Gus Dur. Selain itu saya gak tahu,” sahut aktvis muda NU yang lain.

Secara sarkastis banyak yang mengungkap prestasi Cak Imin. “Cak Imin tokoh hebat dan penyayang keluarga. Kakaknya dijadikan ketua DPW PKB Jatim dan menteri Desa. Dulu Mendikti juga kerabat Cak Imin. Bahkan iparnya juga pengurus PKB. Belum budenya dan keluarga lainnya,” kata pengurus Banom NU Jawa Timur. (tim) [Sumber berita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here