Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid menyampaikan pidatonya usai penandatanganan pakta integritas dan penyerahan form Model B.1-KWK Parpol bagi calon kepala daerah dari PKB di Jakarta, Senin (24/8). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO
Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid menyampaikan pidatonya usai penandatanganan pakta integritas dan penyerahan form Model B.1-KWK Parpol bagi calon kepala daerah dari PKB di Jakarta, Senin (24/8). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO

Waketum PKB, Jazilul Fawaid, merespons dukungan Gerakan Pemuda (GP) Ansor kepada Menteri BUMN Erick Thohir untuk maju di Pilpres 2024. Dukungan tersebut bahkan disebutkan langsung oleh Ketum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas saat Tasyakuran Harlah ke-88.

Jazilul justru melihat bahwa keputusan yang diambil GP Ansor sebenarnya bertujuan mendukung Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) untuk maju sebagai capres 2024.

“Kami yakin semua itu tetap dalam kerangka memperkuat silaturahmi dalam memperjuangkan Gus Muhaimin menjadi capres 2024. Pasti, kami dapat memilah-milah situasi dan kondisi yang sebenarnya,” kata Jazilul ketika dihubungi, Rabu (27/4).

Menurut dia, GP Ansor sebagai salah satu badan otonom milik Nahdlatul Ulama (NU) secara rasional akan mendukung PKB yang sama-sama lahir dari para ulama NU.

“Toh, Sebagian besar kader masih memiliki akal sehat dan mengerti sejarah perjuangan ulama,” sebut dia.

“Enggak mungkin kacang lupa kulitnya, apalagi pisang karbitan disangka matang pohon. Cetho Mas!” lanjutnya.

Wakil Ketua MPR tersebut juga menilai positif sosok Erick dalam bursa Pilpres 2024. Tidak menutup kemungkinan, Erick bisa berpasangan dengan Cak Imin dalam Pilpres 2024 mendatang.

“Betul (Erick ada peluang di Pilpres 2024). Saya kira rasional pasangan Gus Muhaimin-Erick Thohir. Tinggal peluangnya dirancang dan diikhtiarkan bersama sama,” tandas Jazilul. [Sumber berita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here