Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid menyampaikan pidatonya usai penandatanganan pakta integritas dan penyerahan form Model B.1-KWK Parpol bagi calon kepala daerah dari PKB di Jakarta, Senin (24/8). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO
Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid menyampaikan pidatonya usai penandatanganan pakta integritas dan penyerahan form Model B.1-KWK Parpol bagi calon kepala daerah dari PKB di Jakarta, Senin (24/8). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri menegaskan wacana penundaan pemilu 2024 tak akan terlaksana. Waketum PKB Jazilul Fawaid mengatakan partainya menghargai sikap Megawati sebagai dinamika dalam demokrasi.

“Kami hormati sikap dan pandangan Ketum PDIP yang tentunya kita perhatikan bersama. Ini bagian dari dinamika demokrasi hari ini,” kata Jazilul, Kamis (21/4).

Meski begitu, Jazilul menuturkan, PKB akan terus mendorong wacana penundaan pemilu. Ketum PKB Muhaimin Iskandar memang menjadi elite parpol pertama yang mendorong wacana tersebut.

“Namun, izinkan dengan segala hormat PKB, khususnya saya pribadi untuk terus melanjutkan wacana penundaan pemilu,” kata dia.

Menurut Jazilul, penundaan pemilu dibutuhkan sebagai solusi bagi keadaan bangsa yang terdampak pandemi corona.

“Sebab penundaan dapat menjadi solusi bagi keadaan yang kurang baik akibat COVID-19 selama 2 tahun ini,” tutupnya.

Sebelumnya, Megawati mengatakan wacana itu tak mungkin terjadi karena Jokowi sudah menegaskan tidak akan ada penundaan pemilu. Ia menambahkan saat ini Indonesia menghadapi sejumlah masalah yang harus diatasi daripada membahas wacana tersebut.

“2024 sudah jelas, Presiden sudah jelas bahwa tidak ada penundaan,” kata Megawati, Selasa (20/4).

“Apa ndak pontang-panting? Sudah kena pandemi, dari sisi pemerintahan segala macam, gara-gara sebuah keinginan penundaan-penundaan yang sudah tegas-tegas dikatakan oleh Presiden tidak ada penundaan,” imbuh dia. [Sumber berita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here