Wail Ketua Komisi IV DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Daniel Johan. (Foto: Istimewa)
Wail Ketua Komisi IV DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Daniel Johan. (Foto: Istimewa)

Ketua DPP PKB Daniel Johan mengapresiasi langkah pemerintah menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng sebesar Rp 300.000 per keluarga. Menurut Daniel, BLT minyak goreng merupakan langkah sigap pemerintah dalam merespons kesulitan rakyat.

“BLT sebagai respons sigap pemerintah terhadap kesulitan masyarakat yang kita apresiasi,” ujar Daniel saat dihubungi, Sabtu (2/4/2022).

Langkah sigap tersebut, kata Daniel, harus dibarengi dengan ketegasan pemerintah membongkar praktik oligopoli terkait persoalan minyak goreng dengan melakukan penegakan hukum secara adil dan tanpa pandang bulu. Siapa pun yang terlibat harus ditindak tegas.

“Perlu juga sikap tegas pemerintah dalam membongkar praktik oligopoli sehingga tercipta pasar persaingan sempurna,” kata Daniel.

Selain itu, tambah Daniel, pemerintah perlu membuat kebijakan yang berpihak pada rakyat sehingga tidak terdampak dari fluktuasi harga pangan termasuk minyak goreng yang tinggi.

“Pemerintah juga perlu merumuskan kebijakan yang melindungi pangan rakyat dari fluktuasi harga yang tinggi,” kata Daniel.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan pemerintah akan menyalurkan BLT minyak goreng kepada 23 juta keluarga penerima manfaat. BLT minyak goreng ini, kata Jokowi untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan minyak goreng yang harganya mahal.

“Kita tahu harga minyak goreng naik cukup tinggi sebagai dampak dari lonjakan harga minyak sawit di pasar internasional. Untuk meringankan beban masyarakat, pemerintah akan memberikan BLT minyak goreng,” ujar Jokowi dalam konferensi di Istana Negara, Jakarta yang disiarkan akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (1/4/2022).

Penerima BLT minyak goreng, kata Jokowi berjumlah 23 juta keluarga dengan perincian 20,5 juta keluarga yang termasuk dalam daftar bantuan pangan non-tunai (BPNT) dan program keluarga harapan (PKH), serta 2,5 juta PKL yang berjualan makanan gorengan.

“Ada pun yang diberikan Rp 100.000 setiap bulannya,” ungkap Jokowi.

Pemerintah, kata Jokowi akan memberikan bantuan tersebut untuk tiga bulan sekaligus, yaitu April, Mei dan Juni 2022. Pembayaran, kata Jokowi akan dilakukan di muka, yakni pada bulan April 2022 sebesar Rp 300.000.

“Terakhir, saya minta Kementerian Keuangan, Kementerian Sosial dan TNI serta Polri berkoordinasi agar pelaksanaan penyaluran bantuan ini berjalan dengan baik dan lancar,” kata Jokowi. [Sumber berita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here