Cak Imin

Meski Pemilihan Calon Presiden (Capres) akan berlangsung pada Februari 2024 mendatang, sejumlah nama kandidat pengganti Joko Widodo terus bermunculan.

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia (ASI), Ali Rif’an mengatakan, setidaknya ada tujuh nama kandidat yang digadang bakal menduduki kursi nomor satu di Tanah Air menggantikan Joko Widodo.

“Ada yang berasal dari ketua partai politik, ketua lembaga legislatif, kepala daerah, hingga dari menteri kabinet kerja,” katanya, pada Rabu (16/2).

Ali menjelaskan, pada Januari 2022, Menteri BUMN Erick Thohir mendapatkan dukungan untuk maju dalam Pilpres 2024 dari para relawan. Dukungan tersebut, salah satunya berasal dari Shobat Erick yang berpusat di Lampung.

“Relawan menilai Erick Thohir memiliki kinerja yang baik. Menurutnya, prestasi Erick Thohir perlu mendapatkan apresiasi maksimal,” jelas dia.

Kedua yakni, Ketua DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti yang memperoleh dukungan ribuan Masyarakat Pasundan Bersatu untuk maju sebagai calon Presiden 2024 di Kota Bogor. Kegiatan tersebut, dikalim dihadiri sedikitnya 1.000 orang yang berasal dari masyarakat se-Jawa Barat.

“Masyarakat Pasundan menganggap jika LaNyalla merupakan tokoh Pemberani dan pemersatu yang tepat untuk memimpin bangsa Indonesia. Sehingga, La Nyalla layak dicalonkan menjadi Presiden 2024,” ucapnya.

Ketiga, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar telah banyak memperoleh dukungan maju menjadi Capres 2024. Tak hanya dari internal maupun organisasi sayap, tapi dari luar PKB.

“Salah satu deklarasi terbaru, yakni Etnis Komunitas Cina Benteng, Kota Tangerang yang menggelar deklarasi pada Februari 2022 lalu. Mereka menilai sudah saatnya Indonesia mengamanahkan Gus Muhaimin sebagai Presiden RI 2024,” kata Ali.

Keempat, Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto beberapa kali telah mendapatkan dukungan dari relawan untuk maju sebagai Capres 2024. Teranyar yakni, Relawan Airlangga Hartarto di Kepulauan Riau (Kepri) yang disebut dihadiri sekitar 600 orang.

“Relawan Kepri telah menyuarakan Airlangga sebagai Capres 2024. Relawan menilai Airlangga itu pekerja keras yang saat ini dirasakan masyarakat dengan penanganan Covid-19,” ujarnya.

Kelima, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memperoleh dukungan dari sejumlah relawan untuk maju di Pilpres 2024. Tak hanya di Jakarta, dukungan relawan berasal dari luar jawa.

“Anies dianggap sebagai figur potensial bagi para pendukung. Meskipun, nantinya Anies tetap membutuhkan bantuan partai politik,” tuturnya.

Keenam, yakni Ketua DPR RI Puan Maharani yang memperoleh dukungan dari Generasi Muda Pejuang Nusantara (Gema) Puan, Daerah Kota Semarang. Puan dianggap sebagai calon perempuan yang siap bertarung di Pilpres 2024.

”Puan dianggap sebagai sosok perempuan yang memiliki basis suara. Apalagi ditambah dengan kekuatan PDI Perjuangan yang saat ini memiliki suara terbanyak,” jelasnya.

Ketujuh, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang memperoleh dukungan dari relawan Tunas Galunggung untuk maju dalam Pilpres 2024. Mereka optimistis Ridwan Kamil bisa membawa perubahan bagi Indonesia ke depan.

“Mereka menilai program-program yang digagas Ridwan Kamil cukup memberi dampak positif kepada warga Jawa Barat. Sehingga, bisa di bawa ke ranah nasional,” kata Ali.

Kendati demikian, Ali menyebut, deklarasi masih sebatas test ombak. Pasalnya, mengusung calon presiden selain memiliki elektabilitas dan kinerja bagus, juga harus mempertimbangkan dukungan partai politik.

“Selin itu, masih ada nama seperti Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo yang memiliki elektabilitas tinggi. Tapi perlu diingat bahwa dukungan dari partai politik ini yang sangat menentukan Calon Presiden 2024,” tutupnya. [Sumber berita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here