Kredit Foto: Instagram/Muhaimin Iskandar
Kredit Foto: Instagram/Muhaimin Iskandar

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar menjelaskan kelanjutan wacana penundaan Pemilu 2024 yang pernah ia lontarkan beberapa waktu lalu.

Menurutnya, wacana itu saaat ini bergantung sikap masing-masing ketua partai politik kontestan pemilihan umum.

“Itu bagaimana (kelanjutan-nya) ya bergantung ketua parpol,” kata Muhaimin dikutip dari Antara.

Ia menegaskan aspirasi penundaan pemilu muncul dari kalangan pengusaha atau pelaku ekonomi di Indonesia.

Pandemi COVID-19 yang melanda negeri sejak 2020 telah membuat sektor perekonomian di semua tingkatan nyaris poranda. Namun, dia mengakui beberapa bulan terakhir grafik recovery atau pemulihan ekonomi perlahan mulai membaik.

“2022 ini ada lonjakan ekonomi yang signifikan. Terus recovery-nya naik dan kita harapkan dua tahun lagi normal, stabil. Nah masalahnya pas dua tahun lagi itu bersamaan dengan jadwal pemilu yang itu rawan terjadi sentimen negatif lagi,” ucapnya.

“Karena kalau pemilu itu ada tiga kondisi kan. Pengusaha mengerem untuk investasi, ancaman konflik, serta ‘wait and see’ siapa yang akan menjadi presiden. Itu usulan mereka. Saya menampung dan meneruskan aspirasi tersebut,” tuturnya.

Terhadap polemik yang kemudian mengemuka seiring “bola liar” wacana penundaan pemilu, Muhaimin tegas menyatakan bahwa pihaknya menunggu respon para ketua umum partai politik yang berkontestasi di Pemilu 2024.

“Saya (dalam posisi) menunggu respon para ketua umum parpol (menyikapi wacana ini),” ucap Cak Imin sapaan karib Muhaimin. [Sumber berita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here