Kondisi ruas jalan utama lintas provinsi yang rusak di wilayah Desa Seumadan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang. (Foto: Metropolis/Zulfitra)
Kondisi ruas jalan utama lintas provinsi yang rusak di wilayah Desa Seumadan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang. (Foto: Metropolis/Zulfitra)

Masih banyaknya ruas jalan utama rusak dan bergelombang di sejumlah titik di Kabupaten Aceh Tamiang menjadi sorotan banyak pihak.

Kerusakan hampir terjadi di sepanjang jalan utama provinsi. Bahkan, jalan rusak dan berlubang terlihat di pintu utama pusat Kota Kualasimpang. Begitu juga di sepanjang jembatan Kota Kualasimpang.

Tak ayal fenomena ini pun menjadi buah bibir masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang. Tak hanya masyarakat, salah satu partai politik pun menyoroti banyaknya ruas jalan utama yang rusak di kabupaten itu, salah satunya dari ketua Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS), Muhammad Nazir.

Nazir meminta pemerintah harus serius dalam menyikapi permasalahan ini. Hal itu dikatakan Muhammad Nazir menyikapi banyaknya laporan warga mengenai kerusakan jalan.

“Dalam hal ini kami meminta pemerintah serius melakukan perbaikan. Sehingga menghindari kerusakan lebih parah dan mencegah kecelakaan lalu lintas nantinya,” kata Muhammad Nazir kepada metropolis.id, Rabu (9/2/2022).

Untuk itu, Nazir berharap pemerintah segera bergerak cepat melakukan perbaikan untuk menghindari kesan pembiaran. Sebab, menurutnya, sebagian jalan yang rusak itu sudah berlangsung lama, dan hingga kini ia melihat belum juga ada dilakukan perbaikan.

Beberapa ruas jalan yang menjadi sorotannya diantaranya di Simpang Alur Manis, Kecamatan Rantau, hingga Kecamatan Seruway. Tak hanya itu, jalan lintas provinsi yang berada di wilayah Kampung Seumadam, Kecamatan Kejuruan Muda juga terlihat berlubang, begitu juga ruas jalan pada jembatan Kota Kualasimpang.

“Banyak masyarakat yang menanyakan kepada saya kenapa tidak ada yang memperjuangkan diperbaikinya jalan tersebut, saya terpanggil untuk menyampaikan aspirasi masyarakat untuk kemudian mendorong pemerintah yang punya kewenangan,” sebutnya.

Nazir berharap perbaikan ini harus dilakukan segera, mengingat titik kerusakan merupakan akses utama dan jalur lintas yang menghubungkan antar provinsi.

“Jangan menunggu ada warga kecelakaan, kan gak mungkin saya minta bantu pak pos untuk menimbun. Harapan saya aspirasi ini diterima lapang dada untuk ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Sebelumnya Bupati Aceh Tamiang, Mursil menyampaikan kerusakan infrastruktur ini sudah masuk agenda perbaikan pada tahun ini.

Komitmen ini disampaikan setelah dirinya bertemu dengan Satuan Kerja Balai Pelaksanaan Jalan Negara (BPJN) Aceh yang turun ke Aceh Tamiang pada Senin (7/3/2022) kemarin.

Informasinya perbaikan jalan di Kejuruan Muda ini dilakukan mulai dari Kampung Seumadam hingga perbatasan Langkat, Sumatera Utara yang diprediksi sepanjang empat kilometer.

Sementara jembatan Kota Kualasimpang masih sebatas pemeliharaan, dan ditargetkan tahun depan sudah bisa dilakukan duplikasi.

“Tentu ini kabar bagus, kita berharap pengerjaannya bisa selesai tepat waktu,” harapnya.

Informasi lain menyebut proses lelang pengerjaan ini sudah dimenangkan sebuah perusahaan asal Banda Aceh pada Januari 2022. Namun hingga Maret 2022, progres pengerjaan belum terlaksana sehingga dikhawatirkan proyek ini tidak selesai sesuai kontrak. [Sumber berita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here