Partai Keadilan Sejahtera
Partai Keadilan Sejahtera

Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, memberikan arahan kepada Pimpinan Fraksi PKS se-Indonesia dalam acara Konsolidasi Nasional dan Bimteknas di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, pada Kamis (24/03). Dalam arahannya, ia menyampaikan empat hal penting yang harus dilakukan oleh anggota legislatif (Aleg) PKS dalam menyambut Pemilu mendatang.

Poin pertama, Syaikhu meminta agar para anggota legislatif PKS, baik di pusat maupun daerah, fokus untuk menghadapi Pemilu.

“Persiapan kita harus lebih sistematis. Semua wajib mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Oleh sebab itu, saya berharap, koordinasi Aleg Fraksi PKS DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kab/Kota,
bisa beriringan dan bergandengan tangan agar hasil terbaik bisa kita dapatkan di Pemilu”, ungkap Syaikhu.

Saat ini, menurut Syaikhu, sinergitas antar Aleg PKS masih belum maksimal. Hal itu dibuktikan dari laporan sejumlah DPW yang menunjukkan perolehan suara PKS yang relatif tingkat di tiap struktur.

“Beberapa waktu lalu, misalnya, saya bertanya kepada struktur di DPW Jawa Timur. Perolehan suara PKS di Pemilu 2019, 800 ribuan suara. Di tingkat provinsi, di atasnya yakni 1 jutaan. Sementara, di tingkat kabupaten-kota, suaranya lebih naik lagi, mencapai 1,3 juta. Ini menandakan belum ada sinergitas antara pusat, provinsi, dan kota/kabupaten. Jika sinergis, seharusnya perolehan suara yang didapatkan tidak timpang. Sejak hari ini, kita harus tingkatkan koordinasi dan kolaborasi”, ungkap Anggota DPR dari Dapil Jawa Barat tersebut.

Selanjutnya, Syaikhu juga mengingatkan agar anggota legislatif PKS di seluruh Indonesia melaksanakan fungsi advokasi mereka dengan sebaik mungkin, sembari diimbangi dengan publikasi yang maksimal atas aktivitas-aktivitas tersebut.

“Kerja-kerja kita semua, yang sudah dilakukan oleh DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota, harus diamplifikasi dan disebarkan. Hal ini perlu agar kinerja kita diketahui oleh rakyat di seluruh Indonesia. Agar perjuangan kita dapat dirasakan oleh mereka semua”, tegasnya.

Oleh sebab itu, imbuh Syaikhu, Fraksi PKS harus aktif memproduksi konten-konten kebaikan. Menurutnya, melalui Humas yang berfungsi, berita kebaikan akan sampai kepada masyarakat. Di sisi lain, berita hoax terhadap Partai Keadilan Sejahtera akan hilang dengan sendirinya apabila berita kebaikan lebih banyak.

Poin ketiga yang disampaikan Syaikhu ialah pentingnya setiap anggota dewan menjaga citranya sebagai public figure dan public opinion.

“Saya ingin mengingatkan juga, setelah optimalisasi kerja-kerja kedewanan, kita harus jaga sikap kita sebaik-baiknya. Perbaiki performance dan penampilan kita, jaga agar tidak melakukan pelanggaran konstitusi, hukum, etika, dan moral. Jika ini bisa dilakukan, InsyaAllah Allah berikan kepada kita kemenangan di Pemilu 2024”, lanjutnya lagi.

Terakhir, Presiden PKS ini meminta agar setiap anggota dewan eksisting dari Fraksi PKS untuk mengokohkan daerah pemilihan mereka, sekaligus memperluas pengaruh mereka agar kursi-kursi lain bisa diraih oleh PKS di Pemilu 2024.

“Saya menginstruksikan setiap Aleg untuk ‘mengecor’ dapilnya. Namun, tugas penting para Aleg bukan hanya sekadar mengamankan kursi. ‘Cor kursi’ bukan hanya dimaknai agar kursi tidak pindah ke partai lain, melainkan juga agar kursi kita dapat bertambah. Bekerjalah lebih keras, ke luar dari zona nyaman. Gunakan berbagai program, dana aspirasi/reses untuk sepenuhnya kemaslahatan masyarakat dan mengokohkan basis”, tutupnya. [Sumber berita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here