Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dr. Salim Segaf Al-Jufri menggelar Buka Puasa Bersama masyarakat sekaligus Aksi Solidaritas Sosial PKS bagi masyarakat kurang mampu pada (27/04) di Jakarta.  (Istimewa)
Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dr. Salim Segaf Al-Jufri menggelar Buka Puasa Bersama masyarakat sekaligus Aksi Solidaritas Sosial PKS bagi masyarakat kurang mampu pada (27/04) di Jakarta. (Istimewa)

Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dr. Salim Segaf Al-Jufri menggelar Buka Puasa Bersama masyarakat sekaligus Aksi Solidaritas Sosial PKS bagi masyarakat kurang mampu pada (27/04) di Jakarta.

Menurut Dr. Salim acara semacam ini serentak dilakukan oleh struktur PKS di seluruh Indonesia selama bulan Ramadhan. Yakni dalam rangka pelaksanaan Gerakan Nasional Berbagi 2 Juta Paket Ramadhan”.

“Program Gernas in digagas oleh PKS rangka dalam membantu masyarakat mempersiapkan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Inilah upaya PKS untuk mewujudkan solidaritas sosial Nasional bangsa Indonesia,” ujar Salim dalam sambutannya.

Sebagaimana dikutip dalam keterangan tertulisnya, Dr. Salim membuka sambutannya dengan memaparkan kondisi penyebaran Covid-19 yang sudah berlangsung dalam dua tahun terakhir, sehingga membuat meningkatnya angka kemiskinan dan pengangguran.

“Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di Indonesia per September 2021 mencapai 26,50 juta orang atau 9,71 persen. Adapun jumlah pengangguran di Indonesia pada Agustus 2021 adalah sebesar 9,10 juta penduduk atau sebesar 6,49 persen,” sebut Dr. Salim.

Menteri Sosial 2009-2014 ini menambahkan terjadinya kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok seperti minyak goreng, bahan bakar minyak (BBM), dan kenaikan tarif PPN menjadi 11 persen per 1 April, telah menyebabkan tekanan terhadap daya beli masyarakat makin tinggi.

Hal tersebut, imbuhnya, tidak bisa dilepaskan, pada awal April tahun ini minyak goreng, yang menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat, mengalami kelangkaan yang dibarengi naiknya harga cukup signifikan.

“Kita menggambarkan kondisi masyarakat saat ini, ibarat sudah jatuh tertimpa tangga, dua tahun berjuang untuk bisa bertahan dari ancaman PHK, pengurangan penghasilan, tutupnya usaha yang dijalankan, akibat dampak pandemi. Saat ini masyarakat dihadapkan kepada kondisi mulai meningkatnya harga-harga bahan kebutuhan pokok yang dimulai dengan kenaikan harga minyak goreng semenjak bulan September 2021,” jelas Dr. Salim.

Pada tataran kebijakan, kata Dr. Salim minimnya kesadaran akan krisis (sense of crisis) dan kesadaran akan kesigapan bertindak (sense of urgency). Sehingga seolah-olah Pemimpin tidak hadir menyelesaikan persoalan yang tengah dihadapi oleh masyarakat.

“Memasuki pekan ketiga bulan suci Ramadhan 1443 H, belum ada langkah-langkah yang fundamental dilakukan oleh Pemerintah untuk mengamankan harga bahan kebutuhan pokok, bahkan sebaliknya Pemerintah justru mengeluarkan kebijakan menaikkan beberapa harga bahan penting lainnya, seperti: Pertamax, Tarif Tol, Gas Elpiji non subsidi dan rencana kenaikan Pertalite, Gas Elpiji 3 Kg, tarif listrik,” ujar Salim.

Akibatnya sebagian besar harga barang kebutuhan pokok bergerak naik, tambah Dr. Salim, mulai saat awal Ramadhan hingga saat ini. Pihaknya mengkhawatirkan kenaikan harga bahan kebutuhan pokok akan terus terjadi hingga menjelang hari raya Idul Fitri.

Oleh karena itu PKS hadir dengan inisiatif Gernas Berbagi 2 Juta Paket Ramadhan. Dengan program ini, imbuh Dr. Salim, pihaknya berharap masyarakat teringankan bebannya dan tidak pusing memikirkan harga-harga bahan kebutuhan pokok yang terus meningkat.

“Kita pastikan masyarakat bisa tenang dan khusuk dalam menjalankan ibadah puasa di akhir bulan suci Ramadhan dan merayakan hari raya Idul-Fitri dalam kondisi penuh suka cita dan kegembiraan,” ujarnya.

Kepada warga masyarakat yang mudik lebaran, Mantan Duta Besar RI Untuk Arab Saudi dan Kerajaan Oman (2005-2009) ini mengucapkan selamat mudik dan hati-hati di jalan. Ia juga menitipkan salam hormat dan salam cinta dari keluarga besar PKS untuk keluarga di kampung halaman.

“Kalau saudara-saudara lelah di perjalanan, jangan lupa istirahat. Silakan mampir di Posko Mudik PKS,” ujarnya. [Sumber berita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here