Petugas Kepolisian Polsek Batam Kota Melakukan Pelepasan Garis Polisi di Depan Ruang Fraksi Gerindra (partahi/suara.com)
Petugas Kepolisian Polsek Batam Kota Melakukan Pelepasan Garis Polisi di Depan Ruang Fraksi Gerindra (partahi/suara.com)

Hampir sebulan akses jalan menuju lokasi kebakaran ruang Fraksi Hanura di DPRD Batam disegel dengan garis polisi. Akhirnya pihak Kepolisian membuka segel itu, Rabu (2/2/2022) siang.

Saat ini, penyelidikan forensik terkait kebakaran itu juga sudah rampung, Selasa (11/1/2022) lalu.

Ditemui di lokasi, Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Ipda Yustinus Halawa menerangkan bahwa penyebab kebakaran bukan karena kesengajaan atau tidak ditemui unsur pidana.

“Sesuai dengan hasil lab forensik yang kita terima, kebakaran terjadi akibat hubungan arus pendek listrik,” paparnya.

Di lain hal, pihak Sekretariat DPRD Kota Batam, juga memulai inventarisir barang yang terkena dampak kebakaran.

Selama ini, pihaknya mengaku belum dapat melakukan hal tersebut, dikarenakan garis polisi yang masih terpasang di dalam ruangan.

“Untuk saat ini, langkah awal ya inventarisir barang di dalam ruangan dulu. Kemarin kan gak bisa karena masih dipasang garis polisi,” terang Sekretaris DPRD Batam, Aspawi Nanggali.

Pihak Sekretariat DPRD Batam juga belum dapat memperkirakan mengenai total kerugian. Pihaknya akan mengandeng konsultan dalam melakukan perbaikan ruangan bagi para anggota fraksi Gerinda Batam.

Pembiayaan mengenai perbaikan ruang fraksi ini, juga diakuinya telah melewati pembahasan dengan Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

“Karena nanti biaya perbaikan akan menggunakan anggaran daerah. Pembahasan sudah dilakukan dengan Pemko, namun mengenai besarannya kita belum bisa jelaskan sekarang,” terangnya. [Sumber berita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here