Sahrul Gunawan, Wakil Bupati Bandung.
Sahrul Gunawan, Wakil Bupati Bandung.

Wakil Bupati Bandung, Sahrul Gunawan, tak menampik dengan kemungkinan akan menyeberang ke Partai Golkar.

Dalam Pilkada Kabupaten Bandung 2020, Sahrul diusung oleh Partai Nasdem.

Dia berpasangan dengan Dadang Supriatna.

Pasangan ini juga didukung PKB, Demokrat, dan PKS.

Namun belum lama ini, Sahrul telah berkomunikasi dengan Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto.

“Kemungkinan (pindah ke Partai Golkar) itu ada, karena politik itu dinamis,” ujar Sahrul di Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung, Rabu (9/3/2022).

Sahrul mengatakan, dia yang tak punya background politik jadi harus lebih terbuka mengikuti pola yang ada dengan dinamisnya politik itu.

“Mungkin karena saya yang awalnya di seni, jadi terlalu baperan, wah, rasanya sulit untuk menentukan. Inilah saatnya saya untuk lebih realistis,” kata Sahrul.

Sahrul mengatakan, ia ingin membuat fondasi yang lebih kuat dan di parlemen harus bisa memperjuangkan hak masyarakat.

“Ketika saya turun, saya tidak mau aktivita foto-foto saja dengan masyarakat. Tapi setidaknya ada yang diberikan ke masyarakat. Pengin gagah lah sedikit,” ujarnya sambil tersenyum.

Walau demikian, kata Sahrul, pihaknya tetap komunikasi baik dengan partai yang mengusungnya, yakni Nasdem.

“Cuma, ya itu, saya harus melihat di mana tempat saya, yang bisa mengakomodasi aspirasi masyarakat melalui saya,” kata dia.

Mengenai pertemuannya dengan Airlangga, Sahrul mengatakan, komunikasi bisa dilakukan dengan siapa saja.

“Untuk saya sendiri sebetulnya ketika saya berada di birokrasi, saya ingin melepaskan segala macam atribut yang menghambat proses saya bekerja sebagai pendamping beliau (Bupati Bandung Dadang Supriatna) agar saya bisa memaksimalkan tupoksi saya sebagai wakil bupati,” ujarnya.

Sahrul mengatakan, memang jelas di dalam tugas dan wewenang dari pelimpahan tugas bupati ke wakil bupati, baik di bidang sosial, kemanusiaan, pariwisata, sehingga saya bisa lebih punya peranan.

“Tentu saya butuh satu support, tidak hanya dari sisi birokrasinya, tapi juga dari sisi politik,” tuturnya.

Sahrul memaparkan, dari beberapa pihak yang berkomunikasi dengannya, bisa saja suatu saat nanti, ia berada di partai tersebut.

“Tapi sekarang saya berjalan saja dulu. Buat saya sih yang paling penting meskipun saya lebih berkeliling saja, secara random karena saya juga tak tahu banyak, tidak dilibatkan juga, di Baperjakat, APD, kemudian di beberapa unsur organisasi dan lain sebagainya,” tuturnya.

Sahrul menjelaskan, ada sejuta pemilihnya yang juga berada di wilayah ini, pemilih itu merupakan satu amanah.

“Jadi saya harus membuktikan kepada masyarakat, dan saya sudah menginfakkan diri saya untuk Kabupaten Bandung. Jadi upaya-upaya saya adalah bagaimana saya memiliki ruang-ruang yang lebih kuat lagi, agar saya bisa bekerja, itu saja,” ucapnya. [Sumber berita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here