Ketua DPD Partai Golkar Jatim M Sarmuji dalam sebuah kesempatan acara di Surabaya belum lama ini.
Ketua DPD Partai Golkar Jatim M Sarmuji dalam sebuah kesempatan acara di Surabaya belum lama ini.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jatim, M Sarmuji mengusulkan agar penerapan level PPKM terus berangsur turun. Bahkan, PPKM diharapkan bisa dicabut, utamanya menjelang masuknya bulan suci Ramadan.

Hal ini menjadi harapan kepada pemerintah, apalagi Sarmuji menilai penanganan pandemi sudah dilakukan dengan baik.

“Saya mengusulkan, baik sebagai anggota DPR RI maupun sebagai Ketua Golkar Jawa Timur, kalau bisa sebelum ramadan, PPKM ini sudah bisa dicabut,” kata Sarmuji dalam keterangan kepada wartawan, Kamis (3/3/2022).

Usulan ini, dalam pandangan Sarmuji bersandar pada beberapa alasan mendasar. Diantaranya, memang penilaian bahwa pemerintah sudah cukup berhasil membendung pandemi.

Disamping, Sarmuji melihat kesadaran protokol kesehatan di masyarakat sudah semakin baik dan penyebaran Covid-19 varian omicron berangsur menurun.

Sehingga, usulan demikian dilontarkan Sarmuji. Penghentian status PPKM sebelum ramadan, juga diyakini dapat membuat umat muslim semakin tenang beribadah tidak khawatir melanggar PPKM. Perputaran ekonomi juga bisa terus berjalan.

Sekalipun demikian, Sarmuji berharap bukan berarti masyarakat abai pada protokol kesehatan. Pencegahan virus dengan disiplin protokol kesehatan tetap jadi kunci.

“Kalau PPKM dicabut, yang perlu dibatasi adalah orang-orang dengan komorbid. Dibatasi gerakannya, dihimbau untuk selalu hati-hati sampai covid ini bisa teratasi tuntas,” pungkas Sarmuji. [Sumber berita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here