Habiburokhman. (Foto: Antara)
Habiburokhman. (Foto: Antara)

Wakil Ketua Umum Gerindra, Habiburokhman memberikan respons atas hasil survei Litbang Kompas yang kembali menempatkan Partai Gerindra di papan atas klasemen elektabilitas partai, yakni di urutan kedua dengan tingkat elektabilitas 13,9 persen. Menurut Habiburokhman, hal tersebut menunjukkan, kerja dan perjuangan kader Partai Gerindra diapresiasi masyarakat.

“Ya untuk kesekian kalinya kami ada di papan atas klasemen. Ini artinya perjuangan kami baik di eksekutif maupun legislatif dilihat dan diapresiasi oleh rakyat,” ujar Habiburokhman kepada wartawan, Rabu (23/2/2022).

Habiburokhman mengatakan legislator dari Partai Gerindra baik di DPR maupun DPRD diberikan tambahan beban kerja selama masa pandemi Covid-19. Para legislator tersebut, tutur dia, diinstruksikan agar membantu rakyat khususnya yang terdampak kesehatan dan ekonominya akibat pandemi Covid-19.

“Mereka harus turun langsung memberikan bantuan semampu mereka kepada rakyat. Sementara kinerja pengawasan tetap harus maksimal,” ungkap Habiburokhman.

Diketahui, Litbang Kompas melakukan survei kepemimpinan nasional (SKN) melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden pada 17-30 Januari 2022 lalu. Para responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi. Margin of error dari survei ini ± 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Dalam survei tersebut, Partai Gerindra berada di urutan dua dengan tingkat elektabilitas 13,9 persen. Sementara puncak survei masih dikuasai PDI Perjuangan dengan tingkat elektabilitas 22,8 persen. Di urutan ketiga ditempati Partai Demokrat dengan elektabilitas 10,7 persen dan menggeser posisi Partai Golkar ke urutan empat dengan tingkat elektabilitas 8,6 persen, lalu disusul PKS (6,8%), PKB (5,5%), NasDem (3,5%), PPP (2,8%), PAN (2,5%), Perindo (2,5%), PSI (0,9%), Hanura (0,6%), PBB (0,6%), Garuda (0,4%), Lainnya (0,3%) dan responden tidak tahu/rahasia (17,6%). [Sumber berita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here