Jakarta International Stadium (JIS) yang mau dipakai Partai Buruh saat May Day. ilustrasi. Foto: Instagram/aniesbaswedan
Jakarta International Stadium (JIS) yang mau dipakai Partai Buruh saat May Day. ilustrasi. Foto: Instagram/aniesbaswedan

Anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Syarif menentang rencana Partai Buruh serta sejumlah aliansi memakai Jakarta International Stadium (JIS) untuk merayakan Hari Buruh Internasional atau May Day pada 1 Mei mendatang.

Menurut Syarif, JIS tidak cocok untuk menjadi tempat aksi tersebut. Meski bisa digunakan untuk kegiatan selain sepak bola, tetapi hanya untuk perayaan atau pameran bukan demonstrasi.

“Kalau acara demonstrasi may day, ya, ada tempatnya. Kalau selebrasi bolehlah ya,” ujar Syarif saat dihubungi pada Kamis (21/4).

Sekretaris Komisi D itu menilai peringatan Hari Buruh lebih pantas digelar di tempat seperti di depan gedung DPR atau kawasan Istana Kepresidenan.

“Saya rasa bukan JIS tempatnya, yang disasar apa di sana? kan enggak ada,” ucapnya.

Syarif juga mengatakan saat ini JIS baru menggelar soft launching. Belum ada jadwal pasti untuk peresmian utamanya atau grand launching.

“Belum bisa menampung kapasitas yang sesungguhnya makanya baru soft launching, masih ada perbaikan-perbaikan yang masih belum sempurna,” tutur Syarif.

Sebelumnya, ratusan buruh akan melakukan aksi bertepatan dengan Hari Buruh Internasional atau May Day pada 1 Mei 2022.

Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengatakan aksi tersebut akan dilakukan di depan kantor KPU RI yang menuntut pemilu jujur, tolak politik uang, dan harus diselenggarakan pada 14 Februari 2024.

Setelah 1 Mei, buruh memperingati May Day pada 14 Mei dengan melakukan deklarasi.

Aksi ini akan diikuti 100 ribu buruh se-Jabodetabek di DPR RI.

Kemudian, akan dilakukan deklarasi mengenai perjuangan buruh oleh Partai Buruh dan gerakan buruh Indonesia.

“Opsinya di Jakarta International Stadium atau Istora Senayan,” ujar Said Iqbal. [Sumber berita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here