Prabowo Subianto Kunjungi Ulama Jawa Timur. (Foto: Dok. Gerindra)
Prabowo Subianto Kunjungi Ulama Jawa Timur. (Foto: Dok. Gerindra)

Rencana menduetkan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin dalam gelaran Pilpres 2024 mulai digaungkan.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman menyambut baik keinginan kader akar rumput PKB. Gerindra membuka peluang untuk berkoalisi dengan siapa pun, asal capres yang diusung dalam pesta demokrasi lima tahunan nanti adalah Prabowo.

“Prinsipnya, Pak Prabowo yang akan maju sebagai capres. Jadi, dengan siapa pun kami berkoalisi, capresnya ya beliau,’ kata Habiburokhman kepada awak media, Jumat (6/5).

Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI ini mengamini PKB merupakan salah satu partai politik (parpol) yang patut diperhitungkan di dunia politik Tanah Air.

“Soal cawapres, kami menjaga komunikasi yang baik dengan semua parpol, termasuk Gus Muhaimin. Kami menghormati mereka sebagai salah satu kekuatan politik penting di Indonesia saat ini,” ujarnya.

Meski begitu, kata Habiburokhman, rencana duet Prabowo-Cak Imin masih harus dibicarakan lebih lanjut dengan elit Partai Gerindra dan PKB.

“Semua kemungkinan masih terbuka sampai pada saatnya nanti pendaftaran resmi di KPU,” pungkasnya.

Sebelumnya Ketua DPP PKB, Daniel Johan mengungkapkan, bahwa kader akar rumput partai yang didirikan oleh para kiai Nahdlatul Ulama (NU) itu banyak yang menginginkan Prabowo berduet dengan Cak Imin.

Menurut Daniel, aspirasi kader akar rumput PKB sejalan dengan prediksi Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Gus Dur pernah menyatakan bahwa Prabowo akan menjadi orang nomor satu di Indonesia saat di usia tua.

Meski begitu, kata Daniel, DPP PKB saat ini belum bisa memutuskan apakah Cak Imin rela menjadi Cawapres mendampingi Prabowo. (Pon) [Sumber berita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here