Joko Widodo. (Foto: Antara)
Joko Widodo. (Foto: Antara)

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengatakan, Partai Demokrat mengapresiasi ketegasan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menolak wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden 3 periode. Partai Demokrat, kata Kamhar, masih menunggu ketegasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menindak anak buahnya yang mewacanakan penundaan pemilu atau presiden 3 periode.

“Kami mengapresiasi ketegasan dan keteguhan sikap Ibu Megawati merespons manuver politik penundaan pemilu, perpanjangan masa jabatan presiden dan presiden 3 periode,” kata Kamhar kepada wartawan, Kamis (21/4/2022).

Kamhar menilai sikap Megawati sesuai dan relevan dengan predikat yang diberikan Setneg kepada Megawati sebagai Ibu Penegak Konstitusi. Menurut dia, hal tersebut menunjukkan sikap kenegarawanan Megawati.

“Kami menghormati sikap kenegarawanan Bu Mega yang tidak tergoda dengan pragmatisme politik transaksional untuk mendukung skenario pelanggengan kekuasaan,” kata Kamhar.

Lebih lanjut, Kamhar mengakui bahwa Presiden Jokowi sudah merespons kedua wacana tersebut. Namun, kata dia, wacana tersebut tampaknya belum benar-benar tutup buku.

“Masih mencoba mencari peluang yang disuarakan kembali Ketum Parpol koalisi pemerintah dan relawan Jokowi. Publik saat ini menunggu keseriusan dan ketegasan Pak Jokowi untuk menindak tegas para pembantunya yang telah menjadi motor penggerak dan ikut mewacanakan ini,” kata Kamhar.

Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa pihaknya menolak penundaan pemilu 2024. Menurut Megawati, pemilu 2024 berjalan sesuai dengan dengan aturan agenda yang telah disepakati, yakni 14 Februari 2024.

“Makanya saya tegas mengatakan sebagai ketua partai, No!. Nggak ada penundaan sama sekali, tetap berjalan dengan apa adanya,” ujar Megawati saat memberikan sambutan dalam kegiatan ‘Kick Off & Talkshow Pembentukan BRIDA’ yang ditayangkan akun YouTube BRIN Indonesia, Rabu (20/4/2022).

Apalagi, kata Megawati, Presiden Joko Widodo sudah menegaskan tidak ada penundaan pemilu atau perpanjangan masa jabatan presiden 3 periode. Presiden Jokowi secara konsisten menegaskan bahwa dirinya taat konstitusi serta sudah melakukan berbagai persiapan untuk menyukseskan penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024.

“2024 sudah jelas. Presiden sudah jelas bahwa tidak ada penundaan,” kata Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini.

Menurut Megawati, situasi Indonesia saat ini sudah pontang-panting terdampak pandemi Covid-19. Karena itu, kata dia, semua pihak seharusnya fokus mengendalikan pandemi Covid-19, daripada mewacanakan penundaan pemilu yang sudah tegas ditolak Presiden Jokowi.

“Apa nggak pontang-panting udah kena pandemi, udah gitu dari sisi kepemerintahan segala macem hanya gara-gara sebuah keinginan penundaan yang sudah tegas-tegas dikatakan oleh presiden tidak ada penundaan. Kurang apa lagi?,” ungkap dia.

Bahkan, kata Megawati, wacana penundaan pemilu merupakan permainan politik. Namun, kata dia, saat ini rakyat harus diberi makan agar bisa kenyang di tengah pandemi Covid-19.

‚ÄúTapi itu kan permainan politik. Dan disini saya sampaikan, bagian risetnya juga ini. Enggak bisa! karena kita musti hidup. Mau memberi makan rakyat dengan apa?,” kata Megawati. [Sumber berita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here