Bendera Partai Demokrat. Partai Demokrat menilai koalisi dengan Golkar memiliki jejak rekam yang baik.
Bendera Partai Demokrat. Partai Demokrat menilai koalisi dengan Golkar memiliki jejak rekam yang baik.

Deputi Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat, Kamhar Lakumani mengatakan bahwa terbuka peluang untuk berkoalisi dengan Partai Golkar di pemilihan umum (Pemilu) 2024. Apalagi, keduanya pernah bekerja sama ketika mengusung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai calon presiden (capres) di 2004 dan 2009.

“Dua periode pemerintahan Pak SBY, Partai Golkar selalu menjadi bagian dari koalisi pemerintah,” ujar Kamhar saat dikonfirmasi, Senin (9/5/2022).

Meski Demokrat dan Golkar tidak berkoalisi selama dua periode pemerintahan Presiden Joko Widodo, komunikasi keduanya tetap terjalin baik. Terbukti di sejumlah pemilihan kepala daerah (Pilkada), keduanya berkoalisi.

“Koalisi Partai Demokrat dan Partai Golkar (di Pilkada) terbentuk karena komunikasi politik yang intens, terbangun baik, dan terjaga antara kedua partai,” ujar Kamhar.

Adapun untuk Pemilu 2024, jelas Kamhar sekali lagi, koalisi antara kedua partai masih sangat terbuka. “Kedua partai memiliki platform yang sama, menempatkan rakyat sebagai yang utama dan diutamakan,” ujar Kamhar.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar yang juga Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan silaturahim dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Usai pertemuan, Airlangga menjawab bahwa peluang koalisi antara keduanya selalu ada, mengingat rekam jejak antara Partai Golkar dan Demokrat.

“Peluang selalu ada, kan berpengalaman juga Partai Golkar mendukung ayahnya beliau. Jadi sudah ada track record,” ujar Airlangga di rumah dinasnya, Jakarta, Sabtu (7/5).

Komunikasi dan silaturahim dengan AHY, jelas Airlangga, juga selalu terjalin dengan baik. Bahkan, keduanya kerap berbalas pesan melalui aplikasi WhatsApp. “Kami WA saja terjawab, sudah jadi, tidak ada hambatan,” ujar Airlangga.

Kendati demikian, pertemuan antara dua ketua umum partai ini disebutnya tak membahas hal-hal yang berkaitan dengan politik. Kunjungan AHY ke kediamannya adalah dalam rangka silaturahim dan membahas kekeluargaan.

“Silaturahmi dari Bapak AHY dengan Ibu ke tempat saya untuk maaf lahir batin dalam suasana Lebaran, yang dibicarakan adalah kekeluargaan dan juga terkait dengan silaturahmi seperti biasa,” ujar Airlangga. [Sumber berita]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here